Kamis, 19 November 2015



Sudah lebih dari lima belas tahun yang lalu saat terbentuknya organisasi kemahasiswaan SCeN di kampus STIKI. Saat itu, kampus STIKI sempat berganti nama menjadi Universitas Elang Nusantara disingkat UNENUS. Padahal SCeN sendiri singkatan dari STIKI Computer Networking Club. Memang kalau didengar nama yang aneh dan hampir tidak mempunyai arti yang jelas. SCeN mengandung kata STIKI, yaitu.Stiki Computer Networking Club. Sedangkan kata Club dibelakang berfungsi sebagai penunjuk bahwa SCEN bukan ormas, partai apalagi GPK. Hanya klub dari anak-anak yang ingin bisa mengkoneksikan komputer buat bikin game online.

Itulah awalnya. SCEN berdiri sekitar bulan Mei – Juni tahun 2000. Lalu berjalannya waktu SCEN berubah dari yang dulu Stiki Computer Networking Club menjadi Stiki Computer Networking dengan menghilangkan kata clubnya.

Hampir dapat dipastikan bahwa saat ini setiap warga STIKI malang mengenal SCeN, atau UKM Jaringan. Walaupun tidak mengenal secara mendalam, tentunya sepintas lalu pasti pernah mendengar kata “SCeN”. Tetapi lucunya, banyak juga warga SCeN sendiri yang kurang jelas masalah sejarah, ide, cita-cita dan profil UKM-nya.

Cerita pada tahun yang lalu. Yaitu pada masa sebelum berdirinya SCeN.


Bagian 1

Pada suatu hari di pertengahan tahun 1999, ketika dua orang mahasiswa sedang ikut kuliah Sistem Operasi atau SO pada sebuah PTS terkenal di kota yang dahulu dingin, Malang. Dengan berbekal idealisme mahasiswa yang saat itu lagi meledak-ledak, mereka duduk berdampingan tekun mendengarkan kuliah yang disampaikan dari Pak Dosen.

Benar-benar gambaran seorang mahasiswa teladan. Dengan IPK +3.0 mereka berdua merupakan contoh bagi rekan-rekannya.Dua-duanya sama-sama kecil, bahkan untuk ukuran orang Indonesia. Dengan tinggi tidak lebih dari 165m dan berat badan yang tidak sampai 50 kg. Sama-sama berkulit sawo matang, khas masyarakat Indonesia. Hanya asal kampung saja yang membedakan. Satu asal Tangerang dan satunya asli sudut jawa timur, Banyuwangi.

Saat itu yang ada di benak mereka cuman kuliah – pulang – ngerjain tugas – terus kuliah lagi. Hingga suatu ketika sang dosen bercerita mengenai “server farming“, istilah yang lumayan aneh bagi telinga mereka. Dengan bantuan tongkat, sang dosen bercerita mengenai integrasi OS yang membentuk sebuah farm atau pertanian. PERTANIAN? Apa itu, masa ada orang menanam PC keluar laptop?

Dengan gambaran seadanya sang dosen mengatakan bahwa hal itu dapat terjadi dengan adanya suatu network atau jaringan. Ini dia,network dan jaringan,suatu hal yang benar-benar asing bagi mahasiswa semester 3. Apalagi yang cuma tahu bangku kuliah aja.

Akhirnya mereka berdua, dibawah kerindangan pohon,ngobrol masalah jaringan. Berangan-angan, apakah mungkin sang dosen tadi berkenan memberikan sedikit ilmunya masalah jaringan.

Bagai nafsu yang sudah terpendam lama,akhirnya mereka berdua memberanikan diri untuk bertanya kepada sang dosen. Dengan suara yang lirih, Pak dosen yang sudah berkeringat itu memberikan kesediaan beliau. Asal tidak mereka berdua saja, tapi kalau bisa ramai-ramai. Dengan wajah berbinar-binar dua orang mahasiswa yang ternyata bernama Eko Heri, mempertanyakan masalah pengadaan materi. Dengan mudah pak dosen yang pada saat itu baru saja kelar kuliah S2 di ITS bersedia menyusun materinya. Seorang mahasiswa lagi yang lebih terkesan dingin, di tempat kost-nya mulai berfikir masalah format dan sistem dari pelatihan yang akan diadakan. Dialah sebenarnya yang menjadi think tank pada saat itu,. Seorang mahasiswa asal Tangerang yang terlahir dengan nama Ahmad Muhyin.


Bagian 2

Pada suatu malam akhirnya sepakat bahwa menjadikan sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).Cita-cita pokok yang mendasari adalah keinginan  untuk lebih memberdayakan mahasiswa STIKI. Untuk lebih meningkatkan kemampuan teknis rekan-rekan mahasiswa lain jadi tidak terbatas hanya pada teori kuliah semata. Yah,minimal biar rekan-rekan tidak kaget kalo sudah pada kerja. Apalagi di kampus pada saat itu memang sudah ada mata kuliahnya,Jarkom sama Komdat (sekarang Telekomunikasi & Networking I dan Telekomunikasi & Networking II). Tapi Computer Network bukan sekedar Ilmu Teoritis, bukan sekedar menghitung IP atau desain Jaringan dan kawan-kawannya. Suatu saat juga  harus mulai dari menarik kabel, naik tower,atau malah masuk ke kolong genting.

Model sharing ilmu inilah yang ingin kita kembangkan,semula kami bermimpi bahwa suatu saat kami akan punya semacam WorkShop,  tempat mangkal mahasiswa untuk sharing ilmu dan semua yang berbau komputer ramai-ramai.

Pada awal bulan Tahun 2000,  memulai perjalanan  untuk merintis pendirian sebuah UKM. Langkah awal yang kami laksanakan adalah berkonsultasi dengan Pak Bos-nya STIKI, Ir. Budyo Asmoro, M.Sc. Selain menyampaikan keinginan kami dari beberapa rekan lain, kami juga meminta pendapat beliau mengenai rencana yang sedang kami lakukan. Menurut Pak Budyo, demikian kami akrab memanggil beliau. Rencana ini harus terus berjalan. Dengan catatan bahwa,tidak hanya akan ramai di depan setelah itu tidak ada suaranya..

Perjalanan SCeN tidak hanya sampai disini saja, SCeN mulai melaksanakan kegiatannya untuk mencapai tujuan yang sejak awal dicita-citakan oleh SCeN. Dengan bermodalkan setitik ilmu, perjuangan SCeN banyak mengeluarkan keringat dan tenaga. Pada sebuah malam yang dingin, di sebuah kontrakan kecil belakang warung biru yang berada di perkampungan jalan Raya Candi, (kami biasa menyebut kontrakan itu dengan sebutan kontrakan.com) semua personil SCeN mulai membicarakan kegiatan yang akan dilaksanakan, semua mengungkapkan idenya masing-masing, dan segal kendala yang akan terjadi.

Sumber : Juru Kunci

0 komentar:

Posting Komentar

Join Us!

Chat Here!!!

Popular Posts